Label

Rabu, 13 Juli 2011

Dalam Lamunanku (1 November 2010)

Terkadang apa yang kupikirkan bisa menjadi sebuah alasan yang menjadi pedoman dihidupku.
Seperti saat aku berfikir, "aku ingin lebih rajin beribadah dan menjadi seorang pemimpin seperti papa" dan hal itu benar-benar terwujud menjadi sebuah kenyataan.
Aku berfikir "hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini" dan apa yang ada di pikiranku itu lama kelamaan menjadi kenyataan, tapi tak sepenuhnya sama dengan yang aku pikirkan.


Apa yang ada di dalam pikiranku adalah apa yang akanku alami (menurutku saja).
Aku berfikir aku ingin menulis sebuah tulisan dengan kata kata yang tidak sesuai EYD, dan hal tersebut terjadi sekarang.


Jika pikiran selalu dipusatkan untuk selalu berfikir positif, pasti hati kita akan selalu tenang,damai, ceria, bahagia dan merasa aman.
Tapi jika hati ini sudah ditanamkan pikiran negatif sejak dulu, pasti kita selalu berpikiran negatif pada oranglain.


Jangan pernah berpikir bahwa semua orang itu sama, karena kepribadian setiap orang itu berbeda.
Tidak ada yang sama denganku, denganmu, dan denganya. Semua memiliki hati dan perasaan yang berbeda. Tapi janganlah kamu menganggap semua orang itu baik, karena tanpa sadar kebaikanmu itu dimanfaatkan oleh orang orang yang tidar bertanggungjawab untuk memperoleh sesuatu darimu.


Hati hati musuh dalam selimut.
Orang yang kita sayang bisa menjadi orang yang kita benci.
Usahakan selalu berpikir positif.
Bersihkan kotoran dan debu yang ada di kacamu, sehingga kamu dapat melihat sisi lain dari pandanganmu.


Kadang sesuatu yang kuanggap indah belum tentu baik, tapi sesuatu yang kuhiraukan dan kuacuhkan adalah hal yang baik untukku.


Aku hanya ingin menuliskan beberapa kata yang ada di dalam lamunanku. Hanya kata kata yang sangat polos ini yang dapat kuberikan, tanpa polesan kalimat majemuk dan tanda baca yang baku dengan tutur kata tegas. Hanya isi di pikiranku dan hanya berupa curhatan isi hatiku.


Okee. Udah dulu ya nulisnya. Nggak akan ada habisnya jika pemikiranku kuungkapkan dalam catatan ini, hanya bahasa planet yang keluar.

Bulan purnama memang indah di saat subuh dan pagi-pagi buta. Apalagi jika dia menyapa dan tersenyum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan tinggalkan komentar anda. terimakasih