Label

Minggu, 21 Agustus 2011

Cinta ?

Aku sangat tidak mengerti apa makna dari kata cinta, kekasih, kesetiaan , dan kepercayaan. Terkadang aku merasa bahwa semua kata-kata itu hanyalah ucapan dari sebuah kekecewaan dan rasa tidak ingin hal yang dia miliki disentuh atau dilirik oranglain.
Yang ada di dalam pikiranku saat ini hanyalah bagaimana cara agar aku dapat meraih cita-citaku agar dapat dibanggakan dan membahagiakan orang tuaku. Belum adanya sinyal yang tersirat di dalam otakku untuk mendekati hal yang bernama pacaran atau cinta.

Terkadang, aku merasa bahwa kehidupanku ini sangat hampa, mungkin orang akan mengira dan menebak kehampaanku itu karena tidak adanya cinta dan kasih sayang seorang kekasih. Tapi mereka salah. Jangankan mereka yang asal menebak-nebak, diriku sendiri saja tidak tahu mengapa hidupku terasa hampa.


Kehampaan sering terlihat ketika malam, saat aku bermain-main dengan spidol dan pensil gambarku. Menciptakan sebuah karya pada malam hari dengan tema kesendirian. Hasil gambar yang penuh kesunyian dan segala bentuk kekosongan. Abstarkisme dan surealisme, yang kubuat mewakili perasaan dan hatiku saat itu.


Aku tidak akan menyangkal tuduhan teman-temanku bahwa aku sedang galau, iya aku sedang galau. Tapi entah apa penyebabnya aku galau dan tidak mampu menenmukan sumber dari kegalauanku tersebut. Mungkin hanya waktu yang bisa menjawab semuanya. Hanya satu jawaban dan satu alasan,mengapa perasaanku mengatakan bahwa aku sangat kosong dan merasa hampa.


Jika aku mampu berdiri tegak dan kokoh, mungkin sekarang aku sudah mampu menjadi orang yang sukses dalam karir di pendidikanku. Tapi, aku rapuh dan sangat sensitif ketika rasa hampa itu datang. Waktu selalu berputar dan berjalan, namun aku tetap merasa bahwa waktu akan tetap terhenti sampai aku menemukan siapa jati diriku yang sebenarnya. Sangat lucu, lucu sekali ketika orang menertawaiku akan kehampaan yang kutunjukkan di dalam jejaring sosial, atau bahkan di dalam blog ku ini. Tapi sungguh, aku tidak mengerti ada apadan mengapa aku selalu merasa hampa.


Kehampaanku mungkin bisa disebabkan karena aku kesepian, karena aku butuh seseorang yang mengerti aku luar dan dalam, atau malah kehampaanku terjadi ketika kepindahanku di kota besar yang asing ini.


Aku merasa, bahwa aku hanya sebuah boneka yang bisa digerakkan ke sana kemari, tanpa roh tanpa tujuan dan tanpa tahu apa yang harus aku lakukan selanjutnya. Tapi aku tahu tujuanku hidup di dunia ini. Yang pertama, aku harus mampu membahagiakan kedua orang tuaku, dan orang - orang yang membutuhkan pertolongan tanganku di luar sana. Aku ingin agar bisa sukes di dunia dan di surga, meskipun itu terlalu naif dan sangat sulit untuk dilalui.


Cinta , kasih, pacar, dan kepercayaan. Yaah, mungkin saja aku mebutuhkannya sekarang, agar hatiku dan hidupku tidak terasa hampa tanpa arahan hati suci. Semoga Tuhan mau mengisikan hatiku ini dengan orang yang benar-benar pantas mendapatkannya. Kepada orang yang rela mengorbankan dirinya hanya untuk menunjukkan rasa cinta dan kesungguhannya padaku. Bukan orang yang hanya mencintai dan menyukaiku karena fisik saja, karena mungkin itu bukan cinta, melainkan nafsu birahi saja. Tuhan, aku tau bahwasanya rencanaMu lebih indah dari rencanaku. Semoga semua doaku dapat Engaku dengar dan Kabulkan. Amin ☺